Rabu, 29 Maret 2017

gambar interface dan adobe flash cs6

Adobe Flash Professional CS6

Program Adobe Flash CS6 menyediakan berbagai macam fitur yang akan sangat membantu para animator untuk membuat animasi menjadi semakin mudah dan menarik. Dengan fitur-fitur yang ada pada Program Adobe Flash CS6, akan menjadikan program Adobe Flash sebagai program animasi dan presentasi yang makin digemari oleh para animator-animator di dunia.
Program Adobe Flash Pro CS6 telah mampu mengolah teks maupun objek dengan efek tiga dimensi sehingga tampak lebih menarik.

Welcome Screen menampilkan empat pilihan perintah untuk memulai Adobe Flash Pro CS6, yaitu :
Create from Template, berguna untuk membuka lembar kerja dengan template yang tersedia dalam program Adobe Flash Pro CS6.
Open a Recent Item, berguna untuk membuka kembali file yang pernah anda simpan atau pernah anda buka sebelumnya.
Create New, berguna untuk membuka lembar kerja baru dengan beberapa pilihan script yang tersedia.
Learn, berguna untuk membuka jendela Help yang berguna untuk mempelajari suatu perintah.

Komponen-komponen Adobe Flash Pro CS6
            Beberapa komponen kerja program Adobe Flash Pro CS6 telah ditampilkan sebagai tampilan standart. Masih banyak lagi komponen yang masih tersembunyi sehingga memerlukan perintah tertentu untuk menampilkannya. Anda dapat mengatur komponen didalam program Adobe Flash Pro CS6 sesuai dengan yang anda inginkan. Berikut ini adalah beberapa komponen kerja dari Adobe Flash Pro CS6 :
  • Toolbox

            Toolbox adalah sebuah panel yang menampung tombol-tombol yang berguna untuk membuat suatu desain animasi mulai dari tombol seleksi, pen, pensil, text, 3D Rotation, dan lain-lain.
1.      Selection Tool(V) berfungsi untuk menyeleksi objek.
2.      Subselection Tool(A) berfungsi untuk menyeleksi bagian objek untuk proses editing.
3.      Free Transform Tool(Q) berfungsi untuk mengubah bentuk objek secara bebas.
4.      3D Rotation Tool(W) berfungsi untuk melakukan rotasi 3D pada objek berdasarkan sumbu X, Y dan Z.
5.      Lasso Tool(L) berfungsi untuk menyeleksi objek dengan pola seleksi bebas.
6.      Pen Tool(P) berfungsi untuk menggambar objek.
7.      Text Tool(T) berfungsi untuk mengetik teks dan paragraf.
8.      Line Tool(N) berfungsi untuk menggambar objek garis lurus.
9.      Rectangle Tool(R) berfungsi untuk menggambar objek kotak.
10.  Pencil Tool(Y) berfungsi untuk menggambar dengan bentuk goresan pensil.
11.  Brush Tool(B) berfungsi untuk menggambar dengan bentuk polesan kuas.
12.  Deco Tool(U) berfungsi untuk menggambar corak dekorasi dengan menggunakan simbol graphic.
13.  Bone Tool(X) berfungsi untuk membuat animasi pertulangan dengan menambahkan titik sendi pada object.
14.  Paint Bucket Tool(K) berfungsi untuk memberi warna bidang objek.
15.  Eyedropper Tool(I) berfungsi untuk mengambil sampel warna dari sebuah object.
16.  Erasser Tool(E) berfungsi untuk menghapus bidang object.
17.  Hand Tool(H) berfungsi untuk menggeser area lembar kerja atau stage.
18.  Zoom Tool(M, Z) berfungsi untuk memperbesar atau memperkecil tampilan lembar kerja atau stage.
19.  Stroke Color berfungsi untuk menentukan warna garis.
20.  Fill Color berfungsi untuk menentukan warna bidang object.
21.  Black and White berfungsi untuk mengubah warna garis dan bidang menjadi hitam dan putih.
22.  Swap Color berfungsi untuk membalikan warna antara warna garis dan warna bidang object.
23.  Snap to Object berfungsi untuk mengaktifkan atau mematikan fungsi Snap to Object.
  • Timeline

Timeline berguna untuk menentukan durasi animasi, jumlah layer, frame, menempatkan script dan beberapa keperluan animasi lainnya. Semua bentuk animasi yang anda buat akan diatur dan ditempatkan pada layer dalam timeline.

A.    Layer, lembar kerja yang menampung objek yang akan dianimasikan didalam timeline.
B.     Timeline, tabulasi dari lembar kerja atau stage yang sedang dikerjakan.
C.     Show or Hide All Layers, untuk menyembunyikan atau menampilkan semua isi layer.
D.    Lock or Unlock All Layers, untuk mengunci atau melepas kunci objek dari semua layer.
E.     Show All Layer as Outlines, untuk menampilkan objek pada semua layer dalam bentuk outline.
F.      Playhead, jarum untuk membaca frame pada saat animasi dijalankan.
G.    Blank Keyframe, sebuah simbol lingkaran kosong yang menampung suatu objek.
H.    Frame, suatu bagian dari layer yang digunakan untuk mengatur pembuatan animasi.
I.       Tombol Menu, untuk mengatur tampilan frame.
J.       New Layer, untuk menambah layer baru.
K.    New Folder, untuk menambah folder baru.
L.     Delete, untuk menghapus layer.
M.   Simbol Pensil, menunjukkan bahwa layer dalam kondisi terpilih atau aktif.
N.    Titik Show or Hide, klik untuk menampilkan atau menyembunyikan layer aktif.
O.    Titik kunci, klik untuk mengunci atau melepas kunci layer yang aktif.
P.      Kotak Outline, kilik untuk menampilkan objek dalam layer aktif menjadi bentuk outline.
Q.    Controler, tombol yang digunakan untuk mengontrol animasi.
R.     Loop, tombol yang digunakan untuk mengaktifkan pengulangan animasi.
S.      Tombol Pengatur tampilan animasi, untuk mengatur tampilan animasi didalam stage.
T.      Current Frame, menunjukkan posisi frame aktif.
U.    Frame Rate, untuk mengatur kecepatan gerak animasi dalam tiap detiknya.
V.    Elapsed Time, menunjukkan durasi atau lamanya animasi.
W.   Scrollbar, menggulung jendela timeline secafra vertikal atau horisontal.
  • Stage

            Stage adalah lembar kerja yang digunakan untuk membuat atau mendesain objek yang akan dianimasikan. Objek yang dibuat dalam lembar kerja dapat berupa objek Vektor, Movie clip, Text, Button, dan lain-lain.

A.    Stage, lembar kerja untuk menyusun objek yang akan dianimasikan.
B.     Scene, menunjukan nama scene yang aktif.
C.     Panah yang digunakan untuk berpindah dari lembar kerja simbol ke lembar kerja utama.
D.    Edit Scene, untuk memilih nama scene yang akan diedit.
E.     Edit Symbols, untuk memilih nama simbol yang akan diedit.
F.      Zoom, untuk mengatur besarnya tampilan stage atau lembar kerja.
G.    Scrollbar, untuk menggulung lembar kerja secara horisontal dan vertikal.



Lebih Jauh Mengenal Interface Adobe Flash CS6

interface flash
Maraknya tutorial di internet semakin memudahkan kita untuk mendapatkan ilmu, namun sayang seribu sayang kadang tutorial yang dimuat itu kurang lengkap, atau hanya sebatas membahas kasus cara membuat inilah... cara membuat itulah. pokoknya begitulah. Tidak dibahas secara detail, tapi kalaupun ada yang versi lengkapnya itu berasal dari luar negeri, dan tutorialnya biasanya berbahasa inggris. Maklum bagi saya yang kemampuan bahasa inggrisnya kurang begitu bagus agak sulit untuk memahaminya.

Nah! untuk itu Saya akan mencoba berbagi ilmu kepada Anda semua... Eit bukan berarti ilmu saya banyak tapi kita sama-sama belajar saja...

Sekarang langsung saja pada intinya...

Baik! di sini saya akan berbagi tutorial Adobe Flash. Kedepannya saya akan kupas tuntas..tas..tas mengenai Adobe Flash mulai dari dasar hingga expert, begitulah...

Apa Sih Adobe Flash ?

Adobe Flash merupakan sebuah perangkat lunak yang digunakan untuk mengolah animasi 2D. Animasi yang bisa dibuat dengan adobe flash itu banyak sekali, Anda bisa membuat film animasi 2D, media pembelajaran, company profile, website berbasis flash, banner ads, bahkan anda juga dapat membuat game dengan menggunakan adobe flash ini.

Mengenal Interface dari Adobe Flash.

Ada pepatah mengatakan tak kenal maka tak tahu, kalau tidak kenal maka harus kenalan dulu, supaya tahu. Untuk mudah dalam mempelajari adobe flash tidak bisa dipungkiri Anda harus mengenal terlebih dahulu interfacenya, agar kedepannya mudah untuk memahaminya, dan betul-betul tahu fungsi-fungsi dari area kerja adobe flash itu sendiri.

Nah bisa anda lihat gambar di bawah ini adalah area kerja atau workspace pada adobe flash.

Workspace Adobe Flash CS6
baik saya akan jelaskan satu persatu bagian2 dari area kerja adobe flash itu sendiri

1. Stage

Stage
Stage merupakan area atau kampas yang dapat anda gunakan untuk menggambar, meletakkan objek yang digunakan dalam pembuatan animasi. 

2. Timeline

Timeline
Timeline merupakan area yang digunakan untuk mengontrol animasi, pada area ini terdapat 2 bagian yang disebelah kiri disebut layer, sedangkan yang dikanannya adalah area frame.
Layer area

Frame Area
Layer merupakan tempat untuk menyimpan satu kumpulan frame. Ada tiga jenis frame pada flash ada yang disebut keyframe, frame, ada blank keyframe. Keyframe adalah frame yang memiliki nilai cirinya keyframe adalah terdapat titik hitam pada framenya. Kemudian frame cirinya adalah terdapat kotak warna putih pada frame tersebut, sedangkan blank keyframe itu keyframe yang tidak memiliki nilai cirinya terdapat titik putih pada framenya.

3. Panel Properties

Panel properties merupakan tempat untuk mengatur objek-objek yang digunakan pada pembuatan animasi, baik mengatur warna, mengatur teks, ukuran, dsb. Tampilan panel properties ini akan berubah isinya sesuai dengan objek yang dipilih. Berikut adalah contohnya.

Dibawah ini adalah tampilan panel properties untuk pengaturan dokumen.

Panel Properties untuk Document


Kemudian dibawah ini adalah tampilan panel properties untuk pengaturan objek gambar(bitmap)

Panel Properties untuk objek Bitmap

4. Panel Library

Panel Library

Panel library merupakan tempat menyimpan aset-aset yang digunakan pada pembuatan animasi seperti gambar, suara, video, simbol dsb. Panel library ini letaknya ada disebelah panel properties.

5. Toolbox

Toolbox

Toolbox merupakan tempat kumpulan alat-alat yang nantinya anda gunakan untuk membuat animasi. Ada banyak tool atau alat yang dapat anda gunakan disini seperti untuk selecting(memilih objek), drawing(menggambar), coloring(mewarnai), ada untuk editing, dsb. toolbox ini letaknya ada di paling kanan.

6. Menu Bar


7. Other Panel

Other panel ini bukan istilah tapi sebutan yang saya buat, panel muncul secara otomatis pada saat anda membuka flash pertamakali. Panel ini dapat anda hilangkan atau anda tambahkan dengan cara memilih menu window yang ada di menu bar lalu tinggal anda pilih panel-panel yang akan anda tampilkan. Panel ini letaknya berada disebelah kanan panel properties.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar